Senin, 09 Januari 2017

5 Jenis Bisnis E-Commerce di Indonesia

E-commerce di Indonesia pengalami perkembangan pesat sejak pertama kali diperkenalkan. Sebenarnya e-commerce bukan hanya bisnis jual-beli online saja. Melainkan ada beberapa layanan yang diberikan oleh e-commerce dan bisnis ini berbeda satu dengan lainnya. Persamaannya adalah transaksinya sama-sama dilakukan secara online. 
foto:bisnisupdate.com
Bisnis e-commerce di Indonesia bisa dibedakan menjadi 5 jenis. Bagi Anda yang aktif dalam bidang ini tentu tahu dan mengenalnya lebih dalam. Namun, bagi Anda yang masih awam dengan e-commerce, belum tahu jenis atau bentu-bentuk bisnis e-commerce. Berikut ini penjabarannya untuk Anda!

Bentuk e-commerce di Indonesia

Daftar iklan baris atau Cassifieds
Jenis e-commerce di Indonesia yang pertama yaitu daftar iklan baris. Jenis bisnis ini merupakan bentuk paling sederahan dari e-commerce yang ada di Indonesia. Hal itu karena penyedia jasa e-commerce tak terlihat secara langsung dalam transaksi jual beli yang terjadi. Prosesnya adalah pihak perusahaan e-commerce bertindak sebagai media atau perantara yang mempertemukan penjual dan pembeli pada satu tempat. 

Marketplace Customer to Customer (C2C)
Bentuk bisnis e-commerce di Indonesia yang kedua adalah market place. Layanan e-commerce ini berbeda dengan bentuk iklan baris. Tidak hanya menyediakan tempat untuk melakukan promosi produk, pihak e-commerce juga memfasilitasi metode pembayaran atas transaksi online yang dilakukan. Itu merupakan ciri utama bentuk marketplace C2C. Biasanya pihak marketplace bertindak sebagai penyedia rekening pihak ketiga. 

Shopping Mall
Shopping Mall merupakan bentuk e-commerce di Indonesia yang ketiga. Semua proses dan layanannya hampir sama dengan Marketplace c2c, perbedaannya terletak pada penjualnya. Yang bisa menjadi penjual di e-commerce itu hanyalah pihak-pihak dengan brand besar dan mempunyai nama besar di daerah atau internasional. 

Agar bisa masuk pun emmerlukan proses verivikasi yang cukup melelahkan. Jika menilik dari segi keuntungan, pihak e-commerce akan menarik komisi dari pihak penjual. Sehingga, penghasilannya pun lebih besar. Inilah yang diterapkan oleh blibli.com

Toko online Business to Consumer (B2C)
Pada dasarnya jenis bisnis e-commerce di Indonesia ini hanya fokus pada penjualan produk milik perusahaan sendiri. Jadi, semua keuntungan dari penjualan produknya, murni dimiliki oleh perusahaan itu sendiri dan tidak dibagi dengan pihak lain. 

Sosial media shop
Sosial media shop merupakan bentuk e-commerce di Indonesia yang muncul karena perkembangan sosial media. Potensi ini dimanfaatkan dengan baik oleh pihak e-commerce dalam membangun bisnis berbasis media sosial.


EmoticonEmoticon