Minggu, 07 Oktober 2018

Apa Sih Perbedaan Antara Air Conditioner dan Air Cooler? Yuk Cari tahu Di Sini


Fenomena alam yang terjadi saat ini memang sering membuat kita mengelus dada. Ini karena sekarang gejala pemanasan global (global warming) semakin meningkat. Dari adanya fenomena alam seperti ini berkembanglah perangkat elektronik berupa produk pendingin ruangan untuk menangkalnya. Karena semakin berkembangnya teknologi dan besarnya permintaan pasar, maka produk pendingin ruangan pun kini semakin banyak bermunculan. Dengan makin banyaknya pilihan pada produk ini maka tak jarang konsumen yang akan membeli jadi binggung ketika memilihnya. Kebingungan yang sering menimpa para pembeli sendiri adalah menentukan antara produk Air Conditioner (AC) dan air cooler. Nah untuk Anda yang juga memiliki kebimbangan yang sama, maka Anda perlu memahami perbedaan antara air cooler dan air conditioner dengan baik dan benar.

Untuk mengetahui perbedaan AC dan air cooler, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Pertanyaan pertama adalah bagaimana prinsip dan cara kerja kedua produk ini. Pertanyaan kedua adalah apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing produk ini. Tanpa berlama-lama, langsung saja kita menuju pertanyaan pertama yaitu bagaimana prinsip dan cara kerja produk air conditioner dan air cooler. Cara kerja air conditioner sendiri terbilang rumit. Ini karena cara kerjanya melibatkan beberapa senyawa seperti hidroklorofluorkarbon (HCFC), klorofluorkarbon (CFC) dan perfluorokarbon (FC). Pada mulanya udara panas disedot oleh kipas yang berada di luar ruangan. Nah udara yang disedot ini kemudian diteruskan ke kumparan yang mengandung beberapa senyawa tadi. Dari sinilah konversi melalui proses kondensasi terjadi hingga memunculkan udara yang dingin. Setelah udara dingin didapatkan maka akan langsung diteruskan ke ruangan. 

Lalu bagaimana prinsip dan cara kerja air cooler? Air cooler bekerja dengan memanfaatkan keberadaan air dingin atau es yang ada di tangki. Jadi air dingin yang ada di tangki akan diubah menjadi uap oleh air cooler. Setelah itu uap akan diteruskan dan disebarkan ke ruangan sehingga lama-kelamaan temperatur udara menurun. Karena yang dihembuskan oleh air cooler ini adalah uap, maka sejatinya kemampuan air cooler adalah meningkatkan kelembaban udara.
Setelah mengetahui prinsip dan cara kerja air conditioner dan air cooler, maka pertanyaan berikutnya yang perlu kita jawab adalah apa kelebihan dan kekurangan masing-masing perangkat ini? Untuk itu langsung saja kita jawab satu per satu dari kelebihan air conditioner dan air cooler. Kelebihan air conditioner antara lain :

  •     Memiliki kualitas dinginnya udara paling baik di antara produk sejenis.
  •     Untuk kecepatan mendinginkan ruangan, air conditioner jadi juaranya.
  •     Bebas di tempatkan di mana saja, karena tidak terpengarh efek buruk kelembaban.
  •     Tidak membutuhkan perhatian untuk isi ulang tangki, seperti pada air cooler.
  •     Suhunya bisa dikontrol atau diatur dengan leluasa memakai remote control. 

Meski air conditioner ini sudah populer dan banyak diminati publik, bukan berarti perangkat ini tidak memiliki kekurangan. Setidaknya ada empat kekurangan pada air conditioner, yaitu :

  •     Harganya terbilang mahal dibanding produk sejenis.
  •     Membuat tagihan listrik bulanan Anda membesar karena konsumsi listrik air conditioner ini mencapai 500 watt.
  •     Biaya lain yang perlu Anda siapkan saat menggunakan AC adalah perawatannya yang memang harus dilakukan ahli service.
  •     Bersifat permanen sehingga tidak mudah untuk dipindah-pindahkan. 
Berlanjut ke perangkat air cooler yang juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari air cooler ini antara lain :
  •     Banderol harganya lebih murah dibanding harga air conditioner.
  •     Beban listriknya tidak semahal air conditioner karena hanya sebesar 80-110 watt saja.
  •     Perawatannya juga tak membutuhkan biaya karena dapat dilakukan sendiri.
  •     Jika ingin memindahkan perangkat dapat dilakukan dengan mudah dan praktis. 
Tapi seperti produk lainnya, air cooler juga memiliki beberapa kekurangan, yakni :
  •     Butuh waktu lama untuk mendinginkan ruangan.
  •     Pemakaiannya bergantung pada persediaan atau stok air dingin di tangki
  •     Dapat memunculkan penyakit dari efek kelembaban yang ditimbulkan karena pemakaian air cooler di ruang tertutup tanpa sirkulasi yang baik. 
Itulah beberapa informasi mengenai perbedaan air cooler dan air conditioner. Dengan penjelasan ini mudah-mudahan Anda sudah paham bedanya air cooler dan air conditioner. Dan semoga juga segala kontroversi pertententangan antara air cooler vs air conditioner sudah dapat terjawab dan tercerahkan.


EmoticonEmoticon